Motisakti

Motisakti
Tampilkan postingan dengan label sharing ^^V. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sharing ^^V. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Februari 2014

Helikopter bag 2


Entah mengapa helikopter kembali menyapa saya...

Mata ini terpaku pada helikopter itu
Helikopter yang terparkir di belakang rumah...
Dengan langkah mantap saya pun ingin segera menaikinya.
Namun, tunggu....
Ada yang berkata "Jangan naik dulu, tunggu pilotnya"
Saya menoleh sekilas kepada orang tadi, kemudian memandangi ruangan helikopter itu, hampa tak berpenghuni
Baiklah, saya kembali memandanginya dari dekat dan bertekad menunggu pilotnya
Baiklah, sabar! Ini hanya persoalan waktu untuk bisa menaikinya...

Memori saya kembali teringat kisah 2012,
Baru pertama kali saya naik helikopter... Sampai tidak tahu saya bagaimana rasanya... Yang jelas saya merasa bahagia... Saya dan seorang teman beserta pak pilotnya... Normal...semua normal.... naik perlahan dan tiba-tiba...saat ditengah ketinggian... Helikopter itu merendah.... dan akhirnya dan bisa dipastikan aku dan semua penumpang akan jatuh.... akhirnya pak pilot menyuruh kami mengenakan parasit... dan kami pun terjun.... Alhamdulillah selamat bersama parasit.... Allah kalaupun itu helikopter impian...Dan saya belum puas mencicipi nikmatnya naik helikopter itu....saya yakin ya Allah mungkin memang lebih baik saya terjun agar lebih selamat ketimbang menikmati dan mati bersama kenikmatan itu.... Rabb saya yakin....yakin...yakin Engkau akan menganti kenikmatan naik helikopter dengan kenikmatan naik pesawat terbang.....saya yakin pasti Engkau tahu yang terbaik untukku...
"...Allah tidak hendak menyulitkanmu,tetapi Dia hendak membersihkan & menyempurnakan nikmatNya bagimu supaya kamu bersyukur" (QS.Al-Ma'idah:6).......... 
yakin yakin yakin pasti Allah punya rencana terindah-takdir terindah untukku....

Perbedaan dengan yang dulu, saya cuman disuruh sabar... sabar menunggu pak pilot... Iya ini hanya masalah waktu, Insya Alloh bi idznillah saya bisa naik helikopter itu, atau mungkin akan digantikan dengan naik pesawat terbang seperti yang dulu saya katakan, wallahu'alam....

"Rabbana  aatinaa miladunka rahmataw wa hayyilanaa min amrina rasyadaa"
Ya Tuhan kami berilah rahmat kepada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami untuk urusan kami ( QS. Al-Khafi :10)

 "Yaa Hayyu yaa Qayyum bi rahmatika astaghits wa ashlihi sya'ni kullahu wa laa taqilni ilaa nafsi thorfata 'aini"
Wahai Allah yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, dengan rahmatMu tolonglah diriku, dan perbaikilah semua urusanku dan janganlah Kau bebankan kepada diriku meski hanya sekerlip mata.


Senin, 06 Januari 2014

Percayalah... #episode epilog hamba



Mimpi-mimpi itu masih membumbung tinggi
Bagaikan balon yang melambung
Aku hanya ingin meraihnya
Aku takut balon itu tak terlihat lagi
Dan aku kehilangan warna cerianya
Mungkinkah aku harus mengubur semua mimpi  ini?
Mimpi yang tak hanya 1 hari dibangun tapi 1 tahun diperjuangkan....
Lalu sekarang aku harus kemana??
♥♥♥
Semua orang pasti punya problematika
Problematika yang hilang timbul karena asanya untuk meraihnya
Dan tertundanya peraihan itu
Mungkin bukan itu yang terbaik,,,,
Mungkin ada yang lain...
Coba sekarang pejamkan mata lalu bukalah
Rasakanlah apa yang kurang dari hidupmu?
Bukankah rabbmu menciptakanmu dengan begitu indahnya?
Jantungmu yang sehat dan berdenyut terus tanpa protes
Udara yang kau hirup dengan bebas, gratis tak perlu kau meraihnya dengan mengemis diskon
Keluarga yang menyayangimu...
Lalu rasakanlah nikmatnya karena kalaupun kau tulis, kau takkan sanggup menyelesaikan tulisanmu!
Terlalu banyak dan terlalu tertutup hatimu oleh 1 hal yang menutup rasa syukur pada nikmatnya
Ayolah jujur! Nikmatnya lebih banyak kan dari apa yang kau minta?
Yang tak kau minta saja dia berikan, apalagi yang kau minta...
Percayalah ini hanya soal waktu....
Semua akan indah, saat dirimu mau berserah dan mengikhlaskan hidup serta bertawakkal padanya...
Sekarang, rasakanlah syukur akan nikmatnya, kau tak pantas mendektenya...
Dia tahu saat yang tepat untuk memberikan padamu
Sadarkah kau dia sedang mengajarimu untuk meraihnya?
Percayalah....
#sakinahkan hati kami ya rabb, masukanlah kami kedalam golongan orang yang sholeh/hah dan bersyukur aamiin....


Selasa, 24 Desember 2013

Simponi fajar....

Akhwat itu masih dengan pose yang sama, muka kusut. Tapi aku memberanikan diri untuk mejeng tepat di depan kursinya. Dia masih asyik dengan laptopnya, tanpa memperhatikanku. Tapi aku sadar dia ini bukan sedang asyik dengan dunia maya, tapi dia sedang asyik menghibur dirinya dengan membuka situs-situs yang mungkin akan memberi harapan baru.

"Ukht, bagaimana hasilnya?" tanyaku memberanikan diri. Dia masih diam, hanya sekilas mengintip raut mukaku dari balik laptop merahnya.

"Bagiku hasilnya buruk ukht." ucapnya dengan mata yang masih khusyuk menatap laptop dan jari jemari yang mengetuk tuts keyboard. Ekspresi mukanya datar, tapi aku sangat yakin bias kekecewaan ada di dalam hatinya. "Tapi mungkin menurut Allah ini yang terbaik untukku" lanjutnya.

Jujur aku tak berani melanjutkan pembicaraan, aku hanya bisa melakukan gerakan ini, ya mendekatinya dan memeluk punggungnya. Aku tahu yang dia butuhkan bukan celotehan tapi perhatian dari orang sekitar. Saat ini dia hanya butuh secercah harapan dan penyemangat bukan berjibun nasehat.

"30 lebih ukht usahaku untuk mendapatkan ini," ucapnya lagi dengan mata yang mulai berkaca sembari jemarinya menunjuk ke arah fotonya yang dengan seragam PPL. "1 tahun aku bukannya diam tapi terus bergerak, baru 2 ya alhamdulillah sudah 2 pekerjaan yang ku dapatkan." ucapnya sembari menghela nafas. "Tapi yang kucari bukan sekedar maisyah tapi ini cita-cita, aku ingin mengapainya ukht!" ucapnya lebih bertekan namun kini gemetar dan pecah oleh aliran air matanya. Aku pun semakin erat mengengam tangannya.

"Allah tidak tidur ukht, Allah tahu usaha anti, Allah mengerti itu, Allah tahu cita-cita itu!" ucapku dengan mata berkaca-kaca. "Suatu saat nanti pasti akan terbuka, aku bantu anti mencarinya ya!" ucapku mendamaikan yang disambutnya dengan anggukan kepala. Kini tubuh loyonya itu pun berdiri dan memelukku erat. "Fasbir Shabran Jamiyla ukht!" bisikku.




Minggu, 03 November 2013

Wejangan Senja

Senja, 1 November 2013

Jum'at mubarok...!
Senja membawaku menyapa setiap wajah penuh semangat..
Senja itu mereka nampak berseri
Bahkan baju mereka pun mewakili bara hati...
Bara rindu, bara cinta, bara semangat...
Senyum, tawa, lesu, sedih, semua menjadi saksi kisah senja...
Hingga tiap pintu yang terketuk membuka "wejangan senja"...
"Wejangan senja" yang mengepul kelangit bawakan asap asa...
Akan mimpi, cinta, doa...
Kepulan asap itu tak menguap dilangit tapi melingkarkan bekal menghantarkanku menuju kota ini....

# jazakumullah khoir atas kebaikan sahabat-sahabatku membekaliku dengan doa tulus kalian... sungguh ini lebih bermakna dari uang saku.

Minggu, 06 Oktober 2013

Fashbir Shabraan Jamiyla

Sedikit goresan hati, untuk mengingatkanmu betapa hidup tak semudah membalikkan tangan.
Jalannya tak selalu mulus, kadang ada kerikil, batu, untuk membuatmu semakin siaga dan kuat.
Karena kau tak dilahirkan serapuh itu!

Ayolah FASHBIR SHABRAAN JAMIYLA.... (QS. Al-Ma'arij : 5)


Rabu, 11 September 2013

Merantau...

Bumi Allah luas, maka janglah kau persempit dengan 1 pemikiran dangkal
Mau kau pijakkan kakimu di bumi Allah belahan manapun, kau akan tetap hidup
Karena rezeki sudah diatur dengan baiknya.
Tak perlu ragu... tak perlu takut....
Ketika kampung lahirmu menyempitkan mimpimu, meresahkan batinmu dengan sejuta tanya akan mimpi-mimpi yang tertancap dan belum teraih...
Maka mungkin inilah saatnya merantau....
Merantau kau akan mendaptakan teman, lingkungan yang baru...
Merantaulah, kau akan lihat bahwa dunia juga mendukung mimpimu...

Hem.... merantaulah....
Si bungsu ini memang sudah sangat bersemangat merantau...
Maka biarkanlah dia bagai anak burung yang dimandirikan untuk terbang bebas menatap masa depan...
Dan biarkanlah restu orangtua bagaikan restu induk burung yang merelakan anaknya mandiri di belahan bumi Allah manapun...

Si bungsu berjanji ini bukanlah ke egoisan...
tapi inilah perantauan menjemput mimpi
mewujudkan mimpi menjadi insan yang nafi'un lighariri
seperti pesan Rasulullah SAW...."Khoirunnas anfauhum linnas"

_MERANTAU!!!_

Rabu, 20 Maret 2013

TKTP (Tinggi Kasih sayang Tinggi Perhatian)

Kalau di ilmu gizi TKTP itu singkatan dari Tinggi Karbohidrat Tinggi  Protein sekarang ijinkan saya ganti ya jadi Tinggi Kasih sayang Tinggi Perhatian.... hehehe

Pernah mengurusi kakek nenek yang sakit,, atau paling dekat dengan kita saja lah,, pernah mengurusi Orang tua yang sakit... jujur saya pernah. kalau kalia... yang sudah pernah silahkan ngacung hehehe...

Bagaimana rasanya? capek atau malah risik mendengar keluh kesahnya? atau malah males dengan semua perintahnya yang inilah itulah?? # jujur ini bukan curhat loh ya,, saya lagi ALis (Asal tuLis) ^^

Iya meskipun bukan berniat curhat, tapi saya akui ketika ortu sakit memang tenaga dan hati sedikit berbeda. Kadang saat kita mau tidur, baru mau merebahkan tubuh, eh beliau teriak minta ini itu...

Kadang saat kita mau membaca, eh datang lagi panggilan ini itu.....

Capek ya? Kesel? Jengkel? Dongkol?
Saya yakin, afwan bukan men-judment, tapi saya yakin pasti dalam hati pembaca ada yang berteriak keras TENTU/PASTI

Wajar kok...
Tahu kah kalian orang yang sakit ketika dia mengeluh dengan suara keras misal bilang "DUH GUSTI"... "ASTAGFIRULLAH"... percayakah kalian saat itu psikologisnya alias kondisi batinnya sedang ingin diperhatikan, ingin dirawat, ingin ditanya, atau paling enggak ingin ditunggu....
Sama dengan saat kita sedang ada masalah, langsung update status di wall, intinya curhat, nanti banyak comment langsung membung hati, kalau gak ada comment cuma mringis,, hehehe
Sebenarnya kondisi hati sudah tidak terlalu parah tapi ingin saja mengutaran, ingin dapat dukungan moril penguat hati, dll
Ya, sama kan berarti memang saat sedih-sakit-galau memang masa dimana kita butuh Tinggi Kasih sayang Tinggi Perhatian istilahnya TKTP

Sekarang saya akan mengajak teman-teman semua untuk kembali ke ingatan masa lalu saat kita masih kecil...
Apa yang kita lakukan pada ortu kita, Kita pun juga butuh TKTP dari ortu dan sungguh merepotkan.....
saat ibu kecapekan dan terlelap tidur tiba-tiba kita nangis, ternyata buang air kecil, ibu ganti popok.
selesai ganti popok kita kembali terdiam, ibu pun bisa tidur,
saat beberapa menit tidur, kita nangis lagi, giliran ayah terbangun, ternyata digigit nyamuk terpaksa ayah meninabobokan kita, mengendong kita hingga benar-benar tertidur pulas.
Jam 2 malam kita menangis lagi, ternyata lapar....

Begitu terus dan itu bukan hanya berlangsung saat kita bayi-sedewasa inipun kita sering menyusahkan, minta dibelikan HP model terbaru, minta dibelikan laptop, minta motor, minta ini itu....
Dan saat kita sakit-rewel-berada didalam kamr tak mau keluar- bertapa orang tua sangat berperan dalam memberikan TKTP, tanpa kita kode/pinta.....
luuaar biasa... bayangkan betapa sabarnya ortu kita dalam menghadapi kita.....

Nah sekarang saya balik ya....

Kini roda kehidupan telah berputar, ortu kita tidak sekuat dulu, sakit, lemah, dan membutuhkan perawatan.... siapa yang mau merawatnya? pembantu kita-perawat yang dibayar dengan gaji tinggi-atau parahnya lagi dirawat oleh pegawai Panti Tuna Wreda.... semoga kita tidak sampai setega itu (aamiin)

Coba saya balik tanya... saat kita bayi, siapa yang menganti popok? siapa yang menyusui? siapa yang meninabobokan saat kita rewel tiada henti? siapa yang menyuapi kita? siapa yang membantu kita berjalan? siapa yang membelikan sepeda roda tiga? siapa yang mengajari mengayuh sepeda?
Saya yakin hati kecil kalian akan berkata ayah bunda - papa mama - romo biyung - umi abi.....

Apakah kita masih mau berkata capek mengurus mereka sedangkan belasan tahun-puluhan tahun kita diurus mereka, dan mereka tak pernah protes, bahkan tidak meminta imbal balik, adakah orang tua yang meminta gaji pertama anaknya? saya rasa tidak ada, justru kita sendiri dengan penuh cinta bakti memberikan kepada mereka...

Maka datangilah mereka, uruslah semampumu,,, mereka butuh Tinggi Kasih sayang Tinggi Perhatian darimu-anaknya kandung-yang didik-disekolahkan-didoakan-dirawat....

Lihat mereka penuh kasih, sabarlah mengurus, karena _Murka Allah adalah murka mereka, Ridho Allah adalah Ridho mereka_

so TKTP lah pada ayah ibumu....
Birul walidain^^

Selasa, 12 Februari 2013

Berbagi semangat ^^


Impian itu bagikan bangunan kokoh yang tentunya terbuat dari batu bata pilihan dan semen pilihan pula

Saya masih ingat bagaimana liku-liku perasaan hati ini...
Saat menuliskan cita-cita itu...
Saat melambungkanny kelangit harapan....
Dan saat penantian semua itu.....
Saat harus beralih profesi karena tak kunjung mendapatkan.....
Saat menangis tersedu takut kehilangan impian saya...
Saat mulai berusaha merajut mimpi ditempat lain...
Saat berusaha tabah dengan takdirNya....
Dan kini Allah menunjukkannya....
Allah tak pernah tidur.... Allah tak pernah pergi.... Ini hanya tertunda....
Alhamdulillah.... Sejengkal lagi semua terwujud.....

 ***Kalau kau punya cita-cita teguhkan keyakinan dalam hatimu... karena cita-citamu itu bukanlah sesuatu yang murah untuk kau dapatkan semua itu butuh pengorbanan.... saat ini kau belum mendapatkannya bukan berarti esok kau juga tidak mendapatkannya... tetap optimis saja...
Yakinlah,, Allah tahu bagaimana caranya semua itu akan indah pada saatnya....
Jadi mulai saat ini SOAP (Semangat Optimis Action Pray) ya!

Kamis, 20 Desember 2012

Ilmu VS rizki...

Saya cuman bisa menghembuskan nafas berat.... tapi saya yakin Allah tak salah alamat memberikan rizki berupa harta kepada kita.... rizki, jodoh, hidup, mati, semua sudah ada di Lauh Manfuz tertulis lengkap tanpa cacat... Allah tahu yang terbaik.... Jujur saya masih tak mengerti apakah sampai seterusnya inilah amanah yang akan saya emban? amanah yang berbeda dari ilmu yang hampir 3 tahun saya geluti... amanah yang berputar jauh dari dunia yang sering saya cita-citakan.... bahkan belum pernah saya bercita-cita untuk melaksanakan tugas ini... sungguh,, ini nampak seperti dilema dihati... Bagi yang belum pernah kerja/masih kuliah/masih sekolah... nanti kalian pasti akan mengerti arti rasa cinta pada ilmu yang sudah berhari-hari,, berbulan-bulan,, dan bertahun-tahun digeluti.... cinta yang tumbuh saat ilmu itu harus berpisah dari pekerjaan kita saat itu....

Sabtu, 15 Desember 2012

Hati.....

Tau gak sejak dalam kandungan sampai lahir sampai setua ini..... Kita selalu menggunakannya,,, yap HATI.... saat masih kecil terusik oleh ketidak nyamanan membuat resah hati kita,, maka tangis kita lah memecah sepi seisi rumah,,, saat beranjak dewasa hati pun masih selalu mempengaruhi kehidupan,, pilihan,, rasa bahagia sedih,, bahkan muka cemberut..... Kalau ada teman kita yang menangis biarkanlah... mungkin memang hatinya sudah begitu tak nyaman,,, mungkin pikirannya terlalu banyak masalah.... Saat kita bicara hati pun ikut bicara,, bahkan saat salah bicara hingga mampu menyinggung orang lain,, hati yang bersih pun mampu merasakan dan membisiki seisi jiwa dengan ketidak enakan..... Begitu pula saat menentukan pilihan.... hati pun yang justru diperankan untuk menentukan pilihan sebagai ukuran kemantapan diri..... Dan tahu kah kita,, bahwa hati pun berperan menciptakan perdamaian diantara sesama manusia.... hati orang lain bisa mendengar suara hati kita,,, percaya tidak, saat kita menyembunyikan sesuatu dari orang lain atau saat membohongi orang lain.... meski lisan berkata A tapi hati berkata B... Orang yang mendengarnya mungkin percaya,, tapi hati "bersih" mereka merasa ada yang janggal.... Hati memang begitu halus,,, hingga mampu menggoncangkan seluruh rasa jiwa..... Jaga baik-baik hatimu ya.... karena hanya hati yang bersih yang mampu peka terhadap dirinya sendiri maupun orang disekitarnya......

Kamis, 15 November 2012

Bahagia itu.....

Kalaupun kesusahan itu hujan dan kebahagian itu matahari Maka kita membutuhkannya untuk melihat pelangi..... Saya menemukan kalimat indah itu di twitter...Wao... memang benar ya... Allah keren menciptakan semua dengan seimbang... Teman, saat susah ada satu rasa syukur yang harus kita ucapkan karena kita masih diberi Allah anugerah yaitu teman.... Sudah wajar manusia itu bersosialisasi, alias butuh kelompok atau teman.... Yap maka bersyukurlah kita kalau kita punya teman/sahabat karib karena bisa jadi dialah yang Allah kirim untuk menguatkan hati kita yang sedang rapuh.... Bukan berarti saya menganjurkan minta tolong pada manusia tok loh,,,gak gitu... kita tetap minta tolong pada Allah, menyerahkan semua pada Allah,, mendekat pada Allah... Tapi saat kalut bukankah kita juga butuh peneguh hati,,, yap teman yang baik sudah semestinya menjadi orang yang bisa memberikan bisikan baik,, kata-kata baik dan ajakan yang baik... bukan palah menambah ruwet masalah... :) Ya...bahkan Rasulullah saw. saat berdakwah pun mengandeng Abu Bakar As-Siddiq,, Nabi Musa as. saat menghadapi fir'aun meminta kepada Allah agar ditemani Harun.... subhanallah... Yuk cari temen/sahabat yang banyak... karena dengan bertemu,,berbagi cerita insyaAllah akan mampu mengendorkan otot-otot syaraf yang kencang karena terlalu pusing dengan suatu masalah..... ayuk menjadi teman yang baik dan mencari teman yang baik :) Bahagia itu ketika aku bersamamu teman :)
Teman itu banyak... guru bisa jadi teman,, murabbi bisa jadi teman,, ortu bisa jadi teman,, kakak/adik bisa jadi teman,, pendamping hidup bisa jadi teman... :) So jadilah sosok yang membuat orang lain nyaman bersamamu sehingga orang lain pun nyaman membersamaimu dalam suka dan duka :)

Rabu, 07 November 2012

Helikopter....

Baru pertama kali saya naik helikopter... Sampai tidak tahu saya bagaimana rasanya... Yang jelas saya merasa bahagia... Saya dan seorang teman beserta pak pilotnya... Normal...semua normal.... naik perlahan dan tiba-tiba...saat ditengah ketinggian... Helikopter itu merendah.... dan akhirnya dan bisa dipastikan aku dan semua penumpang akan jatuh.... akhirnya pak pilot menyuruh kita mengenakan parasit... dan kami pun terjun.... Alhamdulillah selamat bersama parasit.... Allah kalaupun itu helikopter impian...Dan saya belum puas mencicipi nikmatnya naik helikopter itu....saya yakin ya Allah mungkin memang lebih baik saya terjun agar lebih selamat ketimbang menikmati dan mati bersama kenikmatan itu.... Rabb saya yakin....yakin...yakin Engkau akan menganti kenikmatan naik helikopter dengan kenikmatan naik pesawat terbang.....saya yakin pasti Engkau tahu yang terbaik untukku..."...Allah tidak hendak menyulitkanmu,tetapi Dia hendak membersihkan & menyempurnakan nikmatNya bagimu supaya kamu bersyukur" (QS.Al-Ma'idah:6).......... yakin yakin yakin pasti Allah punya rencana terindah-takdir terindah untukku....

Selasa, 30 Oktober 2012

Sesuatu...../Galau....

Kadang hati manusia gampang tegar,,gampang bahagia,,gampang sedih.... Begitulah hati kita tak menentu berbolak balik...bahkan tak jarang saya merasa menjadi orang plin plan...terkadang ketika bingung ditimpal pemikiran yang entah bagaimana diselesaikan membuat tubuh ini terasa bergerak tanpa arah tanpa kendali,,, seperti orang linglung... naik motor pun seperti orang melamun yang baru tersadar ketika sudah dipepet mobil ataupun diklakson bus...Owh Allah memang "hati" ini sesuatu banget ya... Tapi apapun masalahnya cobalah kau pejamkan mata,,ambil nafas dalam,,tanyakan,,,kuatkan,,yakinkan hatimu...."Fabiaayyi aalaa irannikumaa tukdzdzibaan"..."Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"....Yakinlah Dia tidak akan meninggalkanmu tanpa cayaha cintaNya.... Jujur iklan ini membuat saya menyukai pesan dalam lagunya... mari dengarkan... Saat sesuatu itu bernama Galau cobalah simak salah satu surah cintaNya... Ar-Rahman... Kita musti semangat dunk....ayo yang ngaku anak rohis-mantan anak rohis acungkan jari hehehhe..... Aku anak rohis.... Selalu optimis.... Bukannya sok narsis.... Kami memang manis.... Kubuka jendela pagi.... Rasakan hangat mentari... Mulai kulangkahkan kaki... Semangat tinggi di hati.... Di sekolah berprestasi... Tak lupa aku tuk mengaji... Sebagai bekal di dunia.... Dan akhirat nanti... Kami aktivis... Benci anarkis.... Walau kantongku tipis... Bukan teroris.... Kepada... Ayah dan bunda.... Baktiku selalu tercurah... Agar berkah sertamudah.... Jalani semuanya Lillah.... Bersama kawan lewati Hariku..... Dengan berbagi.... Syukuri dan tafakuri.... Kebesaran illahi.... ayo semangat!!! enyahlah galau :) Ayo lah.... masih banyak hal yang harus kau benahi,,,lakukan langkah kecil,,selesaikan tugasmu... uraikan masalahmu,.,,, dekatlah dengan Rabbmu... InsyaAllah hatimu kan tenang... bukankah sudah jelas tuh janjinya dalam Ar-Rad :28 (...Ingatlah,hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tentram)... Semangat dunk kayak adik-adik peserta lomba kampung anak sholeh poltekkes kemenkes jogja (promosi dikit lah yau :P))

Jumat, 29 Juni 2012

Tugas akhir Oh Tugas akhir

Ngomongin TA alias tugas Akhir,, saya jadi teringat kenangan PKL....waktu itu saya dan teman2 sepakat mengisi waktu segang,, ya apun "waktu sengang", maklum PKL desa tidak seribet RS ataupun Puskesmas,, jadi intinya refreshing hehehe.... saya dan 3 teman saya berbekal nekat menuju ke goa suplawan dan skendal..hahaha... jangan salah,, perjalanan tak seindah yang dibayang... kita melewati beberapa rintangan dari sepeda motor teman yang saya tebengin agak bau gosong karena dipaksa menempuh jalur yang naik-naik kepuncak gunung,, lalu kita merasakan kelebatan kabut tebal,, wau serasa di awan...sensasinya beda. tapi alhamdullilah tak terjadi kecelakaan,, lalu terjebak hujan dalam keadaan lapar, alhamdullilahnya meski lapar tapi kita gak telat sholat dhuhur loh... :)... dan eig ing eng ini yang menarik karena penasaran dengan suplawan akhirnya meski udah menjelang sore gitu,, kita menelusuri jalan yang waoooo batu kerikil,, gak aspal, corblok masih mending,, tapi itu jalannya "batu, kakaknya kerikil"...hem,, jadilah sempet putus asa habisnya udah jauh jalan batu-batu gitu,, kan naik motor super hati-hati dan hem waspada....temen yang mboncengin saya berkali-kali bilang "pulang aja yuk",, ya intinya putus asa gitu,, sama saya juga meski agak kecewa dengan yang dia katakan,, tapi apa boleh buat kan cuma nebeng...hem,, namun 2 teman lainnya nampak semangat,,, alhasil saling suplay semangat...sekali mblusuk ya terusin aja daripada penasaran... terus eing ing eng... setelah hampir jam stgh 5 alhamdullilah dengan selamat nyampailah kami di goa suplawan,,, hem ternyata goa ini indah, alamnya indah meski perjalanan cukup menegangkan... disana juga terdapat gardu pandang... dari sono bisa tuh kita liat waduk sermo,,, sayang kabut tebal jadilah tak terlihat apa-apa... tapi ada pelangi cantik loh.... wah subhanallah...

Itu tuh foto perjalanan menuju goa suplawan,, licin berbatu..... temenku iseng motret hehehe :)
Nah... begitu juga TA... melewati berbagai rintangan dari susah payah bikin proposal, penelitian yang menguras waktu, tenaga, ongkos serta membakar lemak...habisnya jadi jarang makan.... namun tenang tetep kalem kita bisa kok bikin tuh TA... buknkah berasa jadi mahasiswa itu bukan hanya saat TA tok toh,, penderitaannya kan saat begadang malam bikin laporan, belajar UTS, UAS... tenang pasti bisa cepet kok tuh Toga terpasang dan tuh gelar mantap mengiringi nama... yang penting ilmu bermanfaat dan barokah.... let's go... jangan patahkan arangmu sendiri,, nasib itu bisa diubah... jangan menyerah pada keadaan... kita ini belum perang coy... ayo bakar semangat mu,, siapkan hari esok yang cerah agar senyum ortu tambah lebar karena bangga... Man jadda Wa jadda !!!!!

(curhatku yang sedang kemrungsung dengan TA) :)

Sabtu, 05 Mei 2012

.....Subhanallah Rasa Ini....


Gemuruh hujan lebat menguyur kampung ini. Malam ini aku masih disini, di sebuah rumah warga desa Hargotirto. Kulihat sebelah kanan kiriku, teman-teman PKLku pulas sekali tidurnya, sungguh aku masih merasa tidak bisa memejamkan mata. Hati ini begitu tidak tenang, apakah ini karena semakin jauh dari cintaNya. Ya Rabb.
Ataukah karena titisan rindu untuk seseorang yang nampaknya terpatri di lubuk hatiku, hingga diriku segusar ini. Aku tidak nafsu melakukan apapun. Bahkan tugas akhir yang harusnya ku baca ulang, baru menjadi agenda yang belum terlaksana. Rabb tolong hambaMu. Tidak kuasa menahan rasa ini. Hingga susah membedakan antara nafsu sesaat, keinginan, atau sebuah niat tulus untuk menggapai ridhoMu.
Ku sadar betul banyak yang singgah dihati ini, namun belum satupun yang mengutarakan atau menyodorkan proposal diri. Mencoba bersabar, meski entah kenapa semakin hari rasa ini semakin kuat. Tapi aku sadar betul bahwa diri ini harus bisa mengendalikan alam bawah sadar maupun alam sadar agar tidak terseret jauh akan tindakan gegabah untuk melakukan hal konyol yang pernah dilakukan 1 bulan silam.
Rabbi jika memang sudah saatnya rasa ini ada dan memang sudah dekat waktunya bertemu dengan dia. Maka sabarkanlah hati ini menantinya, tenangkanlah hati dan pikiranku Rabb. Dan percepatlah kehadirannya, agar gusar yang mengusik ini cepat padam. Amin.

Jumat, 13 April 2012

BERUBAHLAH ATAU TERPURUK


Aku memang bukan akhwat sprti kamu...dia...atau dia yang lain ...
tapi apakah aku akan terus menjudment diriku menjadi seseorang yang buruk...
apakah aku akan bersu’udzon dengan Rabbku terus karena keminderan dan keterpurukan diri yang menjejali batin dengan kata negatif...
Rabbi...rasa gelisah menyelimuti hati...
tak mengerti apa yang dicari... serasa dicambuk batin sendiri.... siapa aku???
serasa tak punya nyali untuk menunjukkan kemampuan..tak berani ungkapkan kata pembelaan... Rabb,,betapa lemahnya nyali ini...betapa sakitnya hati ini....
Bukankah seperti apa diri kita itulah sisi unik yang perlu digali untuk dijadikan potensi unggulan....aku tak perlu jadi dia... dia tak perlu jadi kamu... dan kamu tak perlu jadi aku atau dia....
Aku, kamu, dia pasti bisa dengan semua yang telah dipunya....
jadikan kelemahan sebagai energi untuk maju,,, karena kelemahan adalah pupuk untuk menyuburkan semangat... dari kelemahan kita akan tahu apa sebenarnya potensi diri...
maka mulai sekarang aku, kamu, dia jadilah diri sendiri.... benahi diri sendiri... karena kita adalah sebaik-baik insan... karena kita diciptakan tanpa cacat... kita punya mata, telinga, tangan, kaki, mulut...manfaatkan apa yang ada... bukan cari-cari yang kurang....
BERUBAHLAH ATAU TERPURUK
ya sudahlah berhenti untuk memaki diri...dan melamuni nasib sudah saatnya bangkit,,, tak apa beda yang penting kita satu tujuan...
yang dilihat bukanlah hasil tapi proses untuk menjadi yang baik...
kupu memang disanjung karena kecantikannya,,namun proses kesabarannya bertapa untuk menuju kecantikan bentuk lebih dikagumi... bahkan kesabaran ketika dijadikan kain sutra... Subhanallah,, tiada satu pun makhluk yang diciptakan tanpa manfaat...

hem.... just said it

diam....hening...
lama ku terikat dalam lamunan....
jauh terseret dalam kecintaan duniawi...
Rabbi apa yang terjadi pada segumpal hati ini...
sakitkah? bernodakah?
aku terdiam...
ku tengok jiwa yang berbeda..aura yang tak sama...
serasa lepas..namun terlalu jauh...
Rabbi tolong aku...
jangan sampai diri ini terperosot jauh ... hingga futur futur menghinggapi diri.. :(

Kamis, 29 Maret 2012

Sambutan Ayah...

dalam hidupku memang baru ku sadari ini kepergiaan terlama dan gak mudik selama kurang lebih 2 bulan... masih nyambung dengan PKL purwokerto... jelaslah susah mudik,,, bahkan tiap sabtu minggu kerjaannya didepan laptop ngerjain tugas...wedeh sibuk amat ya... tapi nikmat kok,,bisa buat cerita anak cucu... yang menarik setelah pulang... bikin terharu deh... ayah menyambutku dengan mencium kedua pipiku.... aku awalnya biasa tapi baru sadar itu ungkapan kangen,rindu yang begitu lama... gak nyangka aja... sambutan itu yang akan ku dapat... ayah aku juga kangen banget,,, selama disana ingin rasanya kumpul bareng ayah dan ibu,, menikmati sejuknya rumah dan indahnya senja... aku bangga ayahku sebagai seorang polisi.. dia kepala rumah tangga yang bertanggung jawab... dia sosok ayah yang luar biasa,, mungkin memang beda cara ungkapan kasih sayng,,tapi bagiku ayah is the best... aku ingat betul saking sayangnya pada mbak ku,, beliau sendiri yang menyelediki calon suami mbakku sampai ke rumah orang tuanya,, padahal rumahnya cukup jauh loh,,jember... subhanallah makasih Allah telah menitipkanku pada keluarga sebaik ini... ayah ku yang bertanggung jawab dan ibuku yang penuh perhatian... :)

Sensasi PKL

2 bulan tak terasa sudah berlalu.... PKL sudah berakhir... banyak sekali pelajaran yang saya dapat,tentang kesabaran, kerjasama, tenggang rasa, dan menjaga pikiran serta hati intinya keistighomahan... Point terpenting ketika PKL bukan hanya mempersiapkan materi pribadi seperti belajar setumpuk materi kuliah,, namun juga perlu persiapan ruhani,,mentalmu dan hatimu..Karena kita akan 1 rumah dengan orang berkarakter beda,bersifat beda,, kita kerja dengan mereka, memaklumi sikap dan perkataan mereka... mungkin juga tak sengaja ikut larut kebiasaan dan gaya hidup mereka... menurutku yang terpenting kau pegah teguh adalah prinsipmu. jangan sampai kau lemah iman,,banyak godaan saat PKL,,terutama jika tak serumah dengan orang shalih pasti terasa beda dan butuh peneguhan hati,, maka sebelum PKL carilah komunitas orang shalih seperti kelompok Liqo baru,, itu penting karena selama PKL meski 2 bulan kau butuh santapan rohani... saya akui selama PKL susah sekali yang namanya sholat tahajud, sholat dhuha, baca al-ma'tsurat.... ya itulah kelemahan saya.... mungkin yang lain tidak...tapi menurut saya dimanapun ada berada klo udah dalam waktu lama seperti 2 bulan, mending nyari deh kajian-kajian dekat,, takutnya terbawa arus hingga futur... futur gak enak banget kayak orang kecanduan dan gak bisa beli putau.... maka jangan sampai kau gadaikan imanmu untuk kesenangan dunia... untuk meraih kenikmatan dunia... jangan... itu sangat disayangkan... Maka dari itu selama saya PKL di Rumah Sakit saya akui saya sangat beda dari sebelum PKL,,, galau hampir tiap hari,, resah tapi alhamdulillah ada teman akhwat saya yang memperkenalkan saya pada kelompok liqo ini.... murobbi baru kelompok baru,, teman 2 yang susah saya lupakan kebaikannya....yang membuat saya ingat ke jalan yang benar, buat saya kembali positif thingking.....
Sungguh fikiran saat PKL memang beda dari fikiran yang biasana, semua sifat asli keluar,  marah yang meletup-letup, emosi membuncah,, kerja keras sampai gak tidur,, luar biasa.... Alhamdulillah dapat teman PKL yang baik,,mereka anak Jakarta... mengajari saya tersenyum,, saya gak ingat benar canda mereka dan nyanyian favorit mereka "adera judulnya lebih indah".... makasih ya udah nemenin saya selama PKL di RS Margono, Purwokerto... entah kenapa nyaman rasanya saat bersama mereka...

Selasa, 20 Maret 2012

Sadar dan kembali

saya tahu sesuatu masalah kadang membuat kita tersudut dalam penyelesaian yang kadang terlalu ekstrim karena mengorbankan segenap hati demi sebuah ketentraman.... saya juga nampaknya semacam ini... masalah ini menyangkut hati dan perasaan,,sesuatu yang mengena hati membuat diri ini terluka,,saya mencari sesuatu pengobatnya,, peneguhnya...namun ternyata sistem pertahanannya salah...salah ambil hingga membuat diri terjerumus lembah maksiat.... Astagfirullah...
saya kutip beberapa ayat peneguh hati...Al-Fussilat : 17-19...
"Dan adapun kaum samud, mereka telah kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan"... (Al-Fussilat:17)
"Dan kami selamatkan orang-orang yang beriman karena mereka adalah orang-orang yang bertakwa" ...(Al-Fussilat:18)
"Dan (ingatlah) pada hari (ketika) musuh-musuh Allah digiring ke neraka lalu mereka dipisah-pisahkan"...(Al-Fussilat:19)
"Sehingga apabila mereka sampai ke neraka pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap apa yang telah mereka lakukan"... (Al-Fussilat:20)

Keempat ayat tersebut cukup menohokku,,,, menyadarkanku akan apa yang telah ku lakukan selama ini.... janganlah karena luka hati kau korbankan imanmu.... na'udzubillah mindzalik....
Ya Rabb istighomahkanlah kami....