Motisakti

Motisakti

Senin, 30 Desember 2013

Puncak terindah ^^

Di Jawa Timur terdapat slogan “Jer Basuki Mawa Bea” yang menurut sepemahan saya artinya “dalam hidup untuk mencapai kebahagian diperlukan perjuangan”.

Memang dalam kehidupan itu untuk mendapatkan sesuatu tidak seperti membalikkan telapak tangan, terkadang ada gelombang, ada tanjakan, ada duri yang memang akan sedikit menyakiti, tapi justru hal-hal menyakitkan itu hadir sebagai pengokoh jiwa kita untuk terus berjuang, untuk terus mempertahankan apa yang diperoleh, dan tidak langsung menyerah ketika kehilangan sesuatu. Semua itulah penyemangat hidup, bukankah ketika kita naik sepeda motor di jalan yang lurus-lurus saja justru akan membuat kita terlena dan payahnya bisa mengantuk, maka dari itu tak ada jalan yang lurus terkadang ada belokan, ada polisi tidur, ada batu kerikil, ada mobil macet, dan lain sebagainya. Itulah, ya itulah yang akan membuat kesadaran kita bangkit agar kita lebih semangat mencapai tujuan dan percayalah saat mencapai puncak tujuan, rasa lega-syukur-haru itulah yang kan menjadi pengikat terindah. Bahkan dalam Al-Qur’an pun Allah telah menyingung hal ini.

“Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah. (QS. Al-Hadid: 22)
“Agar kamu tiak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri,” (QS. Al-Hadid: 23)
Kota Magelang juga punya slogan “Kota Sejuta Bunga” slogan yang memilik makna tersembunyi, menurut saya justru slogan indah itu bermakna bahwa bunga itu indah, cantik, memanjakan mata yang memandang. Bunga, kita ibaratkan suatu puncak pencapaian tujuan kita.
Ya kehidupan itu bagai kita menanam bunga mawar, untuk muncul bunga yang cantik, sang batang secara bertahap memunculkan kuncup mawar yang kecil disertai tumbuhnya duri-duri tipis. Kuncup mawar itu lama-lama berkembang, mekar menjadi mawar indah nan kokoh disertai dengan duri-duri tipis yang berubah terlihat tegas. Tahukah mengapa duri itu selalu membersamainya? Karena duri itulah yang akan mengingatkannya betapa keindahan itu tak mudah dicapai sehingga setiap tahap keindahan pasti disertai dengan ujian yang semakin meruncing jelas, kenapa? Agar kita bertambah kokoh dan tegas dalam mengarungi kehidupan, tidak mudah lalai dan berakhir menjadi gugur saat angin kencang atau badai menerjang. Namun justru berusaha bertahan kuat mengakar, hingga mencapai puncak keindahan.
Ya begitulah Rabb kita mengajari kita untuk tetap tegak berdiri, seperti yang ada dalam Al-Qur’an surah Al-hadid ayat 23. Bermuhasabah dari  3 makna, yaitu dari Al-Qur’an surah Al-hadid ayat 22-23, slogan provinsi Jawa Timur dan slogan kota Magelang akan membuat kita mengerti bahwa hidup itu tidak selalu mulus, ada kala panas menerpa, hujan menguyur, membuat diri jengkel-sebal-marah, tapi sadarkah kita tanpa keduanya bumi akan gersang, tumbuhan tak bisa tumbuh, dan keindahan akan lenyap. Percayalah rasa sakit-gejolak jiwa ada agar kita sigap dan dapat tumbuh dengan indahnya untuk mencapai puncak terindah, untuk layak menatap-menikmati teduhnya pelangi cantik. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jazakumullah khoir atas kritik dan sarannya... ^^