Motisakti

Motisakti

Rabu, 19 Desember 2012

Little think about murabbi

Murabbi......pasti tau donk apa artinya?...
Menjadi murabbi bukanlah suatu pilihan atau suruhan atau paksaan, tapi menjadi seorang murabbi adalah suatu kewajiban dan menjadi murabbi adalah suatu rizki dan kebaikan yang jangan sampai kita menolaknya. Seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an pada surah An-Nisa ayat 95 sampai 96 “Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, (yaitu) beberapa derajat dari padaNya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Dan salah satu cara kita berjihad adalah dengan berdakwah, menjadi murabbi. Disinggung pula oleh ustad Said Hamidi, Murabbi seperti jarum detik pada jam jadi dia harus selalu bergerak cepat dibanding jarum yang lain, karena jika dia sama lambatnya dengan jarum yang lain, maka akan rusaklah jam itu. Ini semacam anugerah terindah ketika kita harus menjadi lebih baik dan terus istiqomah dalam kebaikan, bukankah dalam sabda Rasulullah saw. sendiri dikatakan "Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka dia orang yang merugi. Dan barangsiapa yang hari ini lebih jelek dari hari kemarin maka dia terlaknat." Jadi menjadi murabbi adalah suatu anugerah karena kita dituntut untuk lebih baik terus, lebih cepat terus hingga diharapkan menjadi orang yang beruntung. Dan menjadi murabbi adalah suatu rizki, bukan dalam bentuk uang, namun berupa kenikmatan, nikmat sholeh, nikmat pahala. Karena apa yang kita ajarkan akan diturunkan oleh mutarabbi kita ke mutarabbinya lagi, begitu terus sehingga menjadi rantai kebaikan yang insya Allah tidak putus. (inspired by sekolah Murabbi)

Sabtu, 15 Desember 2012

Hati.....

Tau gak sejak dalam kandungan sampai lahir sampai setua ini..... Kita selalu menggunakannya,,, yap HATI.... saat masih kecil terusik oleh ketidak nyamanan membuat resah hati kita,, maka tangis kita lah memecah sepi seisi rumah,,, saat beranjak dewasa hati pun masih selalu mempengaruhi kehidupan,, pilihan,, rasa bahagia sedih,, bahkan muka cemberut..... Kalau ada teman kita yang menangis biarkanlah... mungkin memang hatinya sudah begitu tak nyaman,,, mungkin pikirannya terlalu banyak masalah.... Saat kita bicara hati pun ikut bicara,, bahkan saat salah bicara hingga mampu menyinggung orang lain,, hati yang bersih pun mampu merasakan dan membisiki seisi jiwa dengan ketidak enakan..... Begitu pula saat menentukan pilihan.... hati pun yang justru diperankan untuk menentukan pilihan sebagai ukuran kemantapan diri..... Dan tahu kah kita,, bahwa hati pun berperan menciptakan perdamaian diantara sesama manusia.... hati orang lain bisa mendengar suara hati kita,,, percaya tidak, saat kita menyembunyikan sesuatu dari orang lain atau saat membohongi orang lain.... meski lisan berkata A tapi hati berkata B... Orang yang mendengarnya mungkin percaya,, tapi hati "bersih" mereka merasa ada yang janggal.... Hati memang begitu halus,,, hingga mampu menggoncangkan seluruh rasa jiwa..... Jaga baik-baik hatimu ya.... karena hanya hati yang bersih yang mampu peka terhadap dirinya sendiri maupun orang disekitarnya......

Senin, 19 November 2012

Kincir angin

Hidup ini bagaikan kincir angin kadang diatas dan kadang dibawah... dan dia akan terus berputar selama angin masih berhembus...... Begitu juga kita,, seperti kincir angin,, kadang dibawah kadang diatas... namun saya percaya layaknya kincir angin ketika kita dibawah kita pun terus bergegas menuju puncak atas.... tak mau berlama-lama dibawah.... dan semua itu akan terus berputar terus berubah selama Allah masih memberikan udara untuk kita, ruh untuk jiwa kita,, dan hati untuk semangat kita.... percaya lah Allah tahu bagaimana cara mengurus semua itu..... "Cukuplah Allah Bagi Kami, Allah dan RasulNya akan memberikan kepada kami sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya kami orang-orang yang berharap kepada Allah. " (At-Taubah:59)

Kamis, 15 November 2012

Kuliah dan Cari Kerja??



Yap....bagaimana menurut anda???

Bahagia itu.....

Kalaupun kesusahan itu hujan dan kebahagian itu matahari Maka kita membutuhkannya untuk melihat pelangi..... Saya menemukan kalimat indah itu di twitter...Wao... memang benar ya... Allah keren menciptakan semua dengan seimbang... Teman, saat susah ada satu rasa syukur yang harus kita ucapkan karena kita masih diberi Allah anugerah yaitu teman.... Sudah wajar manusia itu bersosialisasi, alias butuh kelompok atau teman.... Yap maka bersyukurlah kita kalau kita punya teman/sahabat karib karena bisa jadi dialah yang Allah kirim untuk menguatkan hati kita yang sedang rapuh.... Bukan berarti saya menganjurkan minta tolong pada manusia tok loh,,,gak gitu... kita tetap minta tolong pada Allah, menyerahkan semua pada Allah,, mendekat pada Allah... Tapi saat kalut bukankah kita juga butuh peneguh hati,,, yap teman yang baik sudah semestinya menjadi orang yang bisa memberikan bisikan baik,, kata-kata baik dan ajakan yang baik... bukan palah menambah ruwet masalah... :) Ya...bahkan Rasulullah saw. saat berdakwah pun mengandeng Abu Bakar As-Siddiq,, Nabi Musa as. saat menghadapi fir'aun meminta kepada Allah agar ditemani Harun.... subhanallah... Yuk cari temen/sahabat yang banyak... karena dengan bertemu,,berbagi cerita insyaAllah akan mampu mengendorkan otot-otot syaraf yang kencang karena terlalu pusing dengan suatu masalah..... ayuk menjadi teman yang baik dan mencari teman yang baik :) Bahagia itu ketika aku bersamamu teman :)
Teman itu banyak... guru bisa jadi teman,, murabbi bisa jadi teman,, ortu bisa jadi teman,, kakak/adik bisa jadi teman,, pendamping hidup bisa jadi teman... :) So jadilah sosok yang membuat orang lain nyaman bersamamu sehingga orang lain pun nyaman membersamaimu dalam suka dan duka :)

Rabu, 07 November 2012

Helikopter....

Baru pertama kali saya naik helikopter... Sampai tidak tahu saya bagaimana rasanya... Yang jelas saya merasa bahagia... Saya dan seorang teman beserta pak pilotnya... Normal...semua normal.... naik perlahan dan tiba-tiba...saat ditengah ketinggian... Helikopter itu merendah.... dan akhirnya dan bisa dipastikan aku dan semua penumpang akan jatuh.... akhirnya pak pilot menyuruh kita mengenakan parasit... dan kami pun terjun.... Alhamdulillah selamat bersama parasit.... Allah kalaupun itu helikopter impian...Dan saya belum puas mencicipi nikmatnya naik helikopter itu....saya yakin ya Allah mungkin memang lebih baik saya terjun agar lebih selamat ketimbang menikmati dan mati bersama kenikmatan itu.... Rabb saya yakin....yakin...yakin Engkau akan menganti kenikmatan naik helikopter dengan kenikmatan naik pesawat terbang.....saya yakin pasti Engkau tahu yang terbaik untukku..."...Allah tidak hendak menyulitkanmu,tetapi Dia hendak membersihkan & menyempurnakan nikmatNya bagimu supaya kamu bersyukur" (QS.Al-Ma'idah:6).......... yakin yakin yakin pasti Allah punya rencana terindah-takdir terindah untukku....

Rabu, 31 Oktober 2012

(RADEN) Rasamu Akan menDEwasakaNmu

♥♥♥ kalau aku tak pernah “merangkak” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana nikmatnya “berjalan” ♥♥♥ kalau aku tak pernah “takut” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana rasanya “aman” ♥♥♥ kalau aku tak pernah “sakit” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana nikmatnya “sehat” ♥♥♥ kalau aku tak pernah “sedih” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana rasanya “senang” kalau aku tak pernah “cemburu” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana rasanya “jatuh cinta” ♥♥♥ kalau aku tak pernah “sendiri” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana indahnya “persahabatan” ♥♥♥ Kalau aku tak pernah “salah” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana caranya “benar” ♥♥♥ Kalau aku tak pernah “ragu” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana caranya “mantap” mengambil keputusan ♥♥♥ Kalau aku tak pernah “menangis” mungkin aku tak pernah tahu bagaimana caranya “tegar” ♥♥♥ Kalau “rasa kantuk” tak pernah ada mungkin aku tak tahu bagaimana nikmatnya “tidur” ♥♥♥ Kalau “libur” tak pernah ada mungkin aku tak pernah tahu bagaimana rasanya “istirahat” ♥♥♥ Kalau “masalah” tak pernah ada mungkin aku tak pernah tahu bagaimana rasanya mencari “solusi” ♥♥♥ Kalau “senyum” tak pernah ada mungkin aku tak pernah tahu rasanya “membahagiakan orang” ♥♥♥ Kalau “hujan” tak pernah ada mungkin aku tak tahu bagaimana rasanya melihat “pelangi” ♥♥♥ ♥♥♥ So enjoy your life... rasamu akan mendewasakanmu,, jika kau mau....:) ♥♥♥ ♥♥♥