Motisakti

Motisakti

Jumat, 29 Juni 2012

Tugas akhir Oh Tugas akhir

Ngomongin TA alias tugas Akhir,, saya jadi teringat kenangan PKL....waktu itu saya dan teman2 sepakat mengisi waktu segang,, ya apun "waktu sengang", maklum PKL desa tidak seribet RS ataupun Puskesmas,, jadi intinya refreshing hehehe.... saya dan 3 teman saya berbekal nekat menuju ke goa suplawan dan skendal..hahaha... jangan salah,, perjalanan tak seindah yang dibayang... kita melewati beberapa rintangan dari sepeda motor teman yang saya tebengin agak bau gosong karena dipaksa menempuh jalur yang naik-naik kepuncak gunung,, lalu kita merasakan kelebatan kabut tebal,, wau serasa di awan...sensasinya beda. tapi alhamdullilah tak terjadi kecelakaan,, lalu terjebak hujan dalam keadaan lapar, alhamdullilahnya meski lapar tapi kita gak telat sholat dhuhur loh... :)... dan eig ing eng ini yang menarik karena penasaran dengan suplawan akhirnya meski udah menjelang sore gitu,, kita menelusuri jalan yang waoooo batu kerikil,, gak aspal, corblok masih mending,, tapi itu jalannya "batu, kakaknya kerikil"...hem,, jadilah sempet putus asa habisnya udah jauh jalan batu-batu gitu,, kan naik motor super hati-hati dan hem waspada....temen yang mboncengin saya berkali-kali bilang "pulang aja yuk",, ya intinya putus asa gitu,, sama saya juga meski agak kecewa dengan yang dia katakan,, tapi apa boleh buat kan cuma nebeng...hem,, namun 2 teman lainnya nampak semangat,,, alhasil saling suplay semangat...sekali mblusuk ya terusin aja daripada penasaran... terus eing ing eng... setelah hampir jam stgh 5 alhamdullilah dengan selamat nyampailah kami di goa suplawan,,, hem ternyata goa ini indah, alamnya indah meski perjalanan cukup menegangkan... disana juga terdapat gardu pandang... dari sono bisa tuh kita liat waduk sermo,,, sayang kabut tebal jadilah tak terlihat apa-apa... tapi ada pelangi cantik loh.... wah subhanallah...

Itu tuh foto perjalanan menuju goa suplawan,, licin berbatu..... temenku iseng motret hehehe :)
Nah... begitu juga TA... melewati berbagai rintangan dari susah payah bikin proposal, penelitian yang menguras waktu, tenaga, ongkos serta membakar lemak...habisnya jadi jarang makan.... namun tenang tetep kalem kita bisa kok bikin tuh TA... buknkah berasa jadi mahasiswa itu bukan hanya saat TA tok toh,, penderitaannya kan saat begadang malam bikin laporan, belajar UTS, UAS... tenang pasti bisa cepet kok tuh Toga terpasang dan tuh gelar mantap mengiringi nama... yang penting ilmu bermanfaat dan barokah.... let's go... jangan patahkan arangmu sendiri,, nasib itu bisa diubah... jangan menyerah pada keadaan... kita ini belum perang coy... ayo bakar semangat mu,, siapkan hari esok yang cerah agar senyum ortu tambah lebar karena bangga... Man jadda Wa jadda !!!!!

(curhatku yang sedang kemrungsung dengan TA) :)

Sabtu, 05 Mei 2012

.....Subhanallah Rasa Ini....


Gemuruh hujan lebat menguyur kampung ini. Malam ini aku masih disini, di sebuah rumah warga desa Hargotirto. Kulihat sebelah kanan kiriku, teman-teman PKLku pulas sekali tidurnya, sungguh aku masih merasa tidak bisa memejamkan mata. Hati ini begitu tidak tenang, apakah ini karena semakin jauh dari cintaNya. Ya Rabb.
Ataukah karena titisan rindu untuk seseorang yang nampaknya terpatri di lubuk hatiku, hingga diriku segusar ini. Aku tidak nafsu melakukan apapun. Bahkan tugas akhir yang harusnya ku baca ulang, baru menjadi agenda yang belum terlaksana. Rabb tolong hambaMu. Tidak kuasa menahan rasa ini. Hingga susah membedakan antara nafsu sesaat, keinginan, atau sebuah niat tulus untuk menggapai ridhoMu.
Ku sadar betul banyak yang singgah dihati ini, namun belum satupun yang mengutarakan atau menyodorkan proposal diri. Mencoba bersabar, meski entah kenapa semakin hari rasa ini semakin kuat. Tapi aku sadar betul bahwa diri ini harus bisa mengendalikan alam bawah sadar maupun alam sadar agar tidak terseret jauh akan tindakan gegabah untuk melakukan hal konyol yang pernah dilakukan 1 bulan silam.
Rabbi jika memang sudah saatnya rasa ini ada dan memang sudah dekat waktunya bertemu dengan dia. Maka sabarkanlah hati ini menantinya, tenangkanlah hati dan pikiranku Rabb. Dan percepatlah kehadirannya, agar gusar yang mengusik ini cepat padam. Amin.

Minggu, 15 April 2012

Huftttt......enyahlah rasa ini

Jujur saja akhir-akhir ini saya susah tersenyum,,banyak hal yang membuat muka ini kusut... rasanya dihina, dicela, diremehin, dikatain.... itu membuat saya minder... jujur saya akui mungkin apa yang dikatakan benar,,, tapi begitu to the point dan benar-benar terasa menohok hati.... hemmm.... susah rasanya bangkit dari perih ini... saya tau teorinya kita harusnya muhasabah lalu berubah atau melakukan perbaikan bukan meratap... tapi bolehkah sejenak menangisi diri... meski seharusnya apa yang dirasakan saya ini hanya sesuatu yang kecil... coba lihat saudara kita di Palestina sana... mereka tetap tegar meski kehilangan sanak saudara... karena nafas ini untuk Allah... karena nafas ini untuk tunduk dan cinta kepadaNya... karena azam ini tercipta karena percaya pada janjiNya...
jadi sudah semestinya saya malu kalau menjadi lemah hanya karena kerikil yang menyandung.... suatu saat kerikil itu bisa jadi gunungan kerikil kalau saya tak hancurkan atau singkirkan dengan perbaikan diri...
jadi teringat lagu punyanya nasyid tashiru


Ayunkan langkah kaki
Jangan pernah kau ragu
Hadapi hari dengan penuh keyakinan

Karena masa depan penuh dengan rintangan
Halangan dan cobaan yang selalu menghadang

Tapi itu semua hanyalah ujian yang harus kita arungi
Untuk mendapatkan kemuliaan di hadapan Tuhan
Dengan tak lupa sebut nama-Nya

Bertasbihlah lalu bertahmidlah
Lalu bertahlillah lalu bertakbir
Memahabesarkan asma-Nya

Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar

Jumat, 13 April 2012

BERUBAHLAH ATAU TERPURUK


Aku memang bukan akhwat sprti kamu...dia...atau dia yang lain ...
tapi apakah aku akan terus menjudment diriku menjadi seseorang yang buruk...
apakah aku akan bersu’udzon dengan Rabbku terus karena keminderan dan keterpurukan diri yang menjejali batin dengan kata negatif...
Rabbi...rasa gelisah menyelimuti hati...
tak mengerti apa yang dicari... serasa dicambuk batin sendiri.... siapa aku???
serasa tak punya nyali untuk menunjukkan kemampuan..tak berani ungkapkan kata pembelaan... Rabb,,betapa lemahnya nyali ini...betapa sakitnya hati ini....
Bukankah seperti apa diri kita itulah sisi unik yang perlu digali untuk dijadikan potensi unggulan....aku tak perlu jadi dia... dia tak perlu jadi kamu... dan kamu tak perlu jadi aku atau dia....
Aku, kamu, dia pasti bisa dengan semua yang telah dipunya....
jadikan kelemahan sebagai energi untuk maju,,, karena kelemahan adalah pupuk untuk menyuburkan semangat... dari kelemahan kita akan tahu apa sebenarnya potensi diri...
maka mulai sekarang aku, kamu, dia jadilah diri sendiri.... benahi diri sendiri... karena kita adalah sebaik-baik insan... karena kita diciptakan tanpa cacat... kita punya mata, telinga, tangan, kaki, mulut...manfaatkan apa yang ada... bukan cari-cari yang kurang....
BERUBAHLAH ATAU TERPURUK
ya sudahlah berhenti untuk memaki diri...dan melamuni nasib sudah saatnya bangkit,,, tak apa beda yang penting kita satu tujuan...
yang dilihat bukanlah hasil tapi proses untuk menjadi yang baik...
kupu memang disanjung karena kecantikannya,,namun proses kesabarannya bertapa untuk menuju kecantikan bentuk lebih dikagumi... bahkan kesabaran ketika dijadikan kain sutra... Subhanallah,, tiada satu pun makhluk yang diciptakan tanpa manfaat...

hem.... just said it

diam....hening...
lama ku terikat dalam lamunan....
jauh terseret dalam kecintaan duniawi...
Rabbi apa yang terjadi pada segumpal hati ini...
sakitkah? bernodakah?
aku terdiam...
ku tengok jiwa yang berbeda..aura yang tak sama...
serasa lepas..namun terlalu jauh...
Rabbi tolong aku...
jangan sampai diri ini terperosot jauh ... hingga futur futur menghinggapi diri.. :(

Kamis, 29 Maret 2012

Sambutan Ayah...

dalam hidupku memang baru ku sadari ini kepergiaan terlama dan gak mudik selama kurang lebih 2 bulan... masih nyambung dengan PKL purwokerto... jelaslah susah mudik,,, bahkan tiap sabtu minggu kerjaannya didepan laptop ngerjain tugas...wedeh sibuk amat ya... tapi nikmat kok,,bisa buat cerita anak cucu... yang menarik setelah pulang... bikin terharu deh... ayah menyambutku dengan mencium kedua pipiku.... aku awalnya biasa tapi baru sadar itu ungkapan kangen,rindu yang begitu lama... gak nyangka aja... sambutan itu yang akan ku dapat... ayah aku juga kangen banget,,, selama disana ingin rasanya kumpul bareng ayah dan ibu,, menikmati sejuknya rumah dan indahnya senja... aku bangga ayahku sebagai seorang polisi.. dia kepala rumah tangga yang bertanggung jawab... dia sosok ayah yang luar biasa,, mungkin memang beda cara ungkapan kasih sayng,,tapi bagiku ayah is the best... aku ingat betul saking sayangnya pada mbak ku,, beliau sendiri yang menyelediki calon suami mbakku sampai ke rumah orang tuanya,, padahal rumahnya cukup jauh loh,,jember... subhanallah makasih Allah telah menitipkanku pada keluarga sebaik ini... ayah ku yang bertanggung jawab dan ibuku yang penuh perhatian... :)

Sensasi PKL

2 bulan tak terasa sudah berlalu.... PKL sudah berakhir... banyak sekali pelajaran yang saya dapat,tentang kesabaran, kerjasama, tenggang rasa, dan menjaga pikiran serta hati intinya keistighomahan... Point terpenting ketika PKL bukan hanya mempersiapkan materi pribadi seperti belajar setumpuk materi kuliah,, namun juga perlu persiapan ruhani,,mentalmu dan hatimu..Karena kita akan 1 rumah dengan orang berkarakter beda,bersifat beda,, kita kerja dengan mereka, memaklumi sikap dan perkataan mereka... mungkin juga tak sengaja ikut larut kebiasaan dan gaya hidup mereka... menurutku yang terpenting kau pegah teguh adalah prinsipmu. jangan sampai kau lemah iman,,banyak godaan saat PKL,,terutama jika tak serumah dengan orang shalih pasti terasa beda dan butuh peneguhan hati,, maka sebelum PKL carilah komunitas orang shalih seperti kelompok Liqo baru,, itu penting karena selama PKL meski 2 bulan kau butuh santapan rohani... saya akui selama PKL susah sekali yang namanya sholat tahajud, sholat dhuha, baca al-ma'tsurat.... ya itulah kelemahan saya.... mungkin yang lain tidak...tapi menurut saya dimanapun ada berada klo udah dalam waktu lama seperti 2 bulan, mending nyari deh kajian-kajian dekat,, takutnya terbawa arus hingga futur... futur gak enak banget kayak orang kecanduan dan gak bisa beli putau.... maka jangan sampai kau gadaikan imanmu untuk kesenangan dunia... untuk meraih kenikmatan dunia... jangan... itu sangat disayangkan... Maka dari itu selama saya PKL di Rumah Sakit saya akui saya sangat beda dari sebelum PKL,,, galau hampir tiap hari,, resah tapi alhamdulillah ada teman akhwat saya yang memperkenalkan saya pada kelompok liqo ini.... murobbi baru kelompok baru,, teman 2 yang susah saya lupakan kebaikannya....yang membuat saya ingat ke jalan yang benar, buat saya kembali positif thingking.....
Sungguh fikiran saat PKL memang beda dari fikiran yang biasana, semua sifat asli keluar,  marah yang meletup-letup, emosi membuncah,, kerja keras sampai gak tidur,, luar biasa.... Alhamdulillah dapat teman PKL yang baik,,mereka anak Jakarta... mengajari saya tersenyum,, saya gak ingat benar canda mereka dan nyanyian favorit mereka "adera judulnya lebih indah".... makasih ya udah nemenin saya selama PKL di RS Margono, Purwokerto... entah kenapa nyaman rasanya saat bersama mereka...